Hidung mancung si opa bule

Semalam,setelah menjemput di airport papi membawa teman bule nya,  Mr John berkunjung ke rumah.

Kebetulan pas sampai rumah sudah malam, jadi 3 krucil sudah siap dengan seragam bobo, alias piama. Digiringlah keluar satu satu.. mulai dari yang paling kecil, Karina, untuk berkenalan.

Seperti biasa, acara kenalan dimulai dengan malu malu, tapi mau juga shake hand. Dilanjutkan dengan Christy, berkenalan sambil bawa bawa guling. Haiiissshhh !

Dan terakhir Aurelia. Agak cemberut, takut takut, karena sesaat sebelumnya abis “perang” gak mau berdoa. Mami terpaksa deh berdiri mepheeeettt di belakang Aurel, berjaga jaga untuk hal yang tidak diinginkan. Malu donk sama tamunya. Sambil mendesak Aurel maju, disurung surung.. baru maju juga. Shake hand dengan takut takut, finally menyebutkan namanya juga “Aurelia…” Pheeewwww leganya

Setelah Papi pergi lagi mengantarkan Mr John ke hotel, mami menemani christy dan aurel tidur.

Christy : “Mami… kenapa sih opa yang temennya papi itu, hidungnya mancung banget ?”

Mami : “Oh ya ?”

Christy : “Iya, kayak palu !”

Mami : “Hehehehehe, kayak palu ? (mmmh.. kayaknya dia mengidentik-kan hidung si opa bule dengan palu di film handy many disney). Bagus ngga ?”

Christy : “Bagus banget mami”

Mami : “Hehehehe.. ya udah bobo gih”

** tak berani melanjutkan pembicaraan, takut ntar ada yang sedih dan terisak isak sepanjang malam karena hidungnya pas -pas-an, alias peshek sheeeekkkk

Leave a Reply